Tampilkan postingan dengan label Skincare. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Skincare. Tampilkan semua postingan

Selasa, 16 Februari 2021

Merawat Kulit Usia 30 Tahun

Merawat Kulit Usia 30 Tahun

DokDin.ID - Cara Merawat Kecantikan kulit usia 30 tahun ke atas tidaklah sama seperti kita berusia 20 tahun. Usia 30 tahun dikatakan sebagai batas usia di mana mulai terjadi proses penuaan. 

 Di mana saat usia kita 30 tahun, sudah mulai terjadi perubahan pada kulit akibat proses penuaan. Saat usia kita 30 tahun, terjadi perubahan hormon estrogen yang sangat berpengaruh pada kecantikan kulit, rambut, atau bahkan kuku, di mana pada usia ini terjadi penurunan hormon estrogen jika dibandingkan dengan saat usia 20 tahun. 

 Pada usia 20 tahun, hormon estrogen berada pada kadar tertinggi dalam tubuh wanita, sehingga pada usia 20 tahunlah, kecantikan kulit berada pada puncaknya. Seiring dengan penurunan kadar hormon ini, kecantikan kulit pada usia 30 tahun ke atas makin lama makin menurun. 

Dan jika kecantikan kulit tidak dirawat dengan baik, maka mudah terjadi tanda-tanda penuaan dini seperti kerutan, garis halus di sekitar mata, dan flek hitam. Tanda-tanda penuaan dini ini juga terjadi karena pada usia 30 tahun sudah mulai terjadi penurunan kadar kolagen dan elastin dalam lapisan kulit, yang membuat kulit mulai mengendur. 

 Selain itu, kadar asam hialuronat yang mempertahankan kelembaban kulit juga berkurang, sehingga kulit cenderung kehilangan kelembabannya dan menjadi kering. Keadaan kulit yang kehilangan kelembabannya memicu terjadinya kerutan atau garis halus pada wajah. 

 Jika Cara Merawat Kecantikan Kulit Usia 30 Tahun Ke Atas tidak sesuai, tanda-tanda penuaan dini akan semakin nyata. Seperti misalnya, wanita usia 30 tahun ke atas yang berkulit putih, akan lebih mudah terjadi flek atau bintik hitam pada wajahnya. 

Dan pada ia yang berkulit gelap, akan mulai tampak warna kulit yang tidak merata dan bertambah kusam. Cara merawat kecantikan kulit usia 30 tahun ke atas wajib dilakukan secara rutin untuk menghindari terjadinya kulit yang kendur akibat kehilangan elastisitasnya karena kadar kolagen dan elastin dalam kulit sudah mulai berkurang. 

 Bagaimana cara merawat kecantikan kulit usia 30 tahun ke atas? 

 Pada usia 20 tahun, kita tidak memerlukan pengelupasan atau eksfoliasi kulit karena kecepatan kulit untuk meregenerasi lapisan kulit yang mati pada usia 20 tahun terbilang cukup. 

 Pada usia 30 tahun, kemampuan kulit untuk meregenerasi lapisan kulit yang mati menjadi lapisan kulit yang baru sudah melambat, sehingga kita memerlukan proses eksfoliasi tambahan melalui perawatan kulit. 

 Salah satu perawatan kulit yang bertujuan untuk meng-eksfoliasi lapisan kulit mati adalah dengan memakai krim malam yang mengandung zat yang bisa membantu pengelupasan sel kulit mati ini. 

 Selain pemakaian krim malam, pengelupasan sel kulit mati juga bisa dilakukan dengan melakukan scrubbing minimal seminggu satu kali. 

 Atau melakukan perawatan mikrodermabrasi dan dermaroller dengan Dokter, untuk membantu mengelupas sel kulit mati, merangsang produksi kolagen, dan mengecilkan pori-pori yang besar sehingga kulit tampak lebih muda. 

 Untuk sehari-hari, cara merawat kecantikan kulit usia 30 tahun ke atas adalah sbb. 

 1. Sabun Pembersih Wajah 

 Gunakan sabun pembersih wajah yang mengandung AHA (Alpha Hydroxi Acid) yang dapat membantu pengelupasan sel kulit mati sehingga kulit lebih cerah dan halus. 


 2. Krim Pagi Gunakan krim pagi yang dapat memberikan perlindungan kulit terhadap sinar UV. 

Anda dapat memilih antara tabir surya (sunscreen) atau sunblock , sesuai dengan kebutuhan Anda. Di usia 30 tahun, lebih baik Anda memilih krim pagi yang juga mengandung pelembab untuk mencegah kekeringan pada kulit, misalnya pelembab yang mengandung asam hialuronat untuk mengembalikan kelembaban kulit Anda. 


 3. Krim Malam 

 Krim malam yang mengandung asam retinoat-turunan vitamin A, dapat membantu pengelupasan sel kulit mati sehingga membantu kecepatan kulit untuk beregenerasi.

Kamis, 03 Desember 2020

Manfaat Memakai Pelembab Wajah



DokDin.ID - Manfaat memakai pelembab wajah
pada prinsipnya adalah mencegah terjadinya penguapan air yang berlebihan dari kulit wajah yang akan berefek pada kekeringan kulit. 

 Keadaan kulit sangat tergantung pada kadar air di dalamnya yang membuat penampakan kulit lembut, elastis, dan kenyal. 

 Pada kulit wajah yang mengandung 20% air dari jumlah seluruh kandungan air yang terdapat dalam tubuh kita. Dan 2/3 bagian dari tubuh kita mengandung air. Hampir seluruh cairan dalam tubuh kita berada di bawah lapisan dermis kulit, yang harus didistribusikan ke lapisan terluar kulit kita, yaitu epidermis. 

 Pada beberapa keadaan, cairan yang terdapat di lapisan epidermis kulit mudah menguap, padahal kulit membutuhkan waktu untuk mengambil air dari lapisan dermis ke lapisan epidermis untuk melembabkan kulit wajah yang kekurangan air akibat penguapan tersebut. 

 Nah. di sinilah manfaat memakai pelembab wajah untuk kesehatan kulit kita. 

 Sebenarnya kulit juga mempunyai pertahanannya sendiri untuk melindungi kadar air dalam dirinya , dengan cara sbb : 

 1. Kelenjar sebasea akan menghasilkan minyak alami kulit yang bermanfaat untuk melapisi lapisan terluar epidermis kulit agar penguapan air dari kulit dapat berkurang, 

 2. Sel kulit mempunyai faktor pelembab alami kompleks yang disebut sebagai Natural Moisturizing Factors (NMF), yang memungkinkan terjadinya kelembaban sampai di dalam sel kulit, 

 3. Lemak yang terdapat di antara sel-sel kulit membentuk penghalang agar tidak terjadi penguapan di lapisan terluar kulit. 

 Namun, tingkat kelembaban alami kulit wajah ini makin lama makin menurun. Kita tetap membutuhkan manfaat dari memakai pelembab wajah. 

 Produk pelembab wajah sangat membantu untuk menjaga kadar minyak alami tetap bertahan di dalam kulit. Manfaat pelembab wajah ini disebabkan karena produk pelembab wajah mampu "mengunci" minyak alami kulit wajah agar tidak mudah menguap. 

 Sehingga kulit akan terlindungi dari kekeringan akibat penguapan air yang berlebihan. 

Manfaat pelembab wajah untuk kesehatan kulit ini didapat dari bahan pembuatannya yang berupa emulsi minyak di dalam air. Kandungan air yang terdapat dalam pelembab wajah berfungsi mengembalikan hilangnya kelembaban yang hilang dari permukaan kulit wajah. 

 Sedangkan kandungan minyak yang terdapat dalam pelembab wajah berfungsi melindungi agar tidak terjadi penguapan air di permukaan kulit. 

 MANFAAT PELEMBAB WAJAH LAINNYA ADALAH SBB : 

 1. Untuk melindungi kulit dari kerusakan akibat efek buruk lingkungan, 
 2. Melembutkan kulit, 
 3. Mengurangi risiko terjadinya kulit sensitif, 
 4. Memberikan perlindungan kulit terhadap efek buruk pemakaian kosmetik, 
 5. Melembabkan kulit, 
 6. Membuat kulit wajah lebih kenyal, 
 7. Meminimalisir terjadinya kerutan-kerutan pada kulit wajah, 
 8. Melindungi kulit dari paparan sinar matahari jika pelembab mengandung tabir surya juga, 
 9. Membantu memperbaiki kesehatan kulit karena pada pelembab wajah biasanya juga mengandung vitamin E dan nutrisi lain yang bermanfaat bagi kulit. 

 Walaupun jenis kulit kita berminyak, disarankan tetap memakai pelembab. 

Pelembab yang digunakan harus sesuai dengan jenis kulit kita. 

 Manfaat memakai pelembab wajah pada kulit berminyak juga dapat dirasakan, karena pada jenis kulit berminyak pun dapat terjadi penguapan air yang dapat mengganggu kesehatan kulit. 

Manfaat Memakai Krim Malam


DokDin.ID
- Banyaknya manfaat memakai krim malam untuk kesehatan dan kecantikan kulit menjadikan pemakaian krim malam menjadi produk yang sangat penting dan bisa dikatakan sebagai produk wajib yang harus dimiliki oleh wanita yang ingin merawat kecantikannya. 

 Manfaat memakai krim malam biasanya akan mulai dirasakan setelah pemakaian 2 minggu. Semakin rutin kita memakai krim malam semakin terasa manfaat memakai krim malam pada kesehatan dan kecantikan kulit wajah kita. 

 Manfaat memakai krim malam tidak bisa dan tidak boleh kita rasakan secara instan. Misalnya, kita memakai krim malam yang bersifat whitening atau memutihkan kulit wajah, jika hasil pencerahan kulit wajah dapat terlihat dalam sekali dua kali pemakaian krim malam, maka kita patut curiga, jangan-jangan krim malam tersebut mengandung zat-zat berbahaya seperti Mercury. 

 Krim malam yang mengandung mercury memang berefek instan untuk memutihkan wajah namun mercury sangat merusak kulit wajah dan kerusakan kulit yang timbul akibat produk krim malam yang mengandung mercury ini bersifat permanen. Berhati-hatilah dalam memilih produk krim malam. Jangan tergiur dengan sponsor produk krim malam yang menjanjikan hasil pencerahan yang instan. 

 Krim malam yang mengandung bahan yang aman dan berguna bagi kulit wajah akan memerlukan proses dalam pencerahan kulit, bukan instan. Jadi untuk bisa mendapatkan manfaat memakai krim malam, kita harus rutin memakai krim malam setiap hari sebelum tidur. 

 Sebenarnya, seberapa banyak manfaat memakai krim malam pada wajah kita itu sangat tergantung dari kandungan zat apa yang terdapat dalam krim malam tersebut. Semakin banyak kandungan nutrisi yang terdapat dalam krim malam, semakin banyak pula manfaatnya. 

 Namun, Lebih baik jika kita memakai krim malam sesuai dengan problem kulit kita. Karena pada malam hari, kulit kita akan beregenerasi, mengganti kulit yang rusak menjadi kulit yang baru, yang tentunya proses regenerasi kulit ini akan sangat terbantu dengan adanya nutrisi dan zat aktif yang terdapat dalam krim malam. Sehingga problem kulit wajah kita cepat teratasi dengan memakai krim malam. 

 Inilah Manfaat Memakai Krim Malam Secara Rutin

 1. Manfaat Memakai Krim Malam : Facial Rejuvenation 

 Facial rejuvenation atau peremajaan kulit wajah adalah salah satu manfaat memakai krim malam yang paling banyak dijanjikan oleh produk-produk anti aging. 

 Manfaat memakai krim malam yang bersifat anti aging yaitu meningkatkan elastisitas kulit, meningkatkan warna kulit sehingga kulit tampak lebih cerah, menyamarkan garis halus (fine lines) dan kerutan (wrinkle), menghilangkan flek wajah akibat efek buruk sinar matahari,dan membantu dalam mempercepat pergantian sel kulit yang baru sehingga kulit tampak lebih muda. 

Pemakaian krim malam untuk peremajaan kulit biasanya dilakukan oleh wanita di atas usia 30 tahun, di mana proses penuaan di mulai ketika kita berusia 30 tahun. Tapi tidak menutup kemungkinan tanda-tanda penuaan dini sudah muncul pada usia sebelum 30 tahun. 

 Manfaat memakai krim malam untuk peremajaan kulit juga dapat mencegah terjadinya penuaan dini terutama bagi Anda yang sering terpapar sinar matahari, merokok, kurang makan buah dan sayur, kurang berolahraga, sering terpapar AC, dan sering berada di lingkungan yang berpolusi. 

 Manfaat memakai krim malam yang bertujuan untuk peremajaan kulit atau bersifat anti aging ini berkaitan erat dengan komposisi yang terkandung di dalamnya. Biasanya manfaat memakai krim malam anti aging yang premium dengan kualitas baik dapat dirasakan karena mengandung asam retinoat yang sangat efektif mencegah penuaan. 

 Asam retinoat adalah turunan vitamin A, yang sering direkomendasikan oleh Dokter untuk mengatasi kerutan dan flek hitam akibat proses penuaan. Efek anti aging asam retinoat disebabkan karena daya kerja asam retinoat sbb. 

 Asam retinoat mempercepat proses pergantian kulit baru di permukaan kulit sehingga kulit mati lebih cepat terkelupas dan diganti dengan kulit yang baru. Asam retinoat menghambat terjadinya pemecahan kolagen bawah kulit sehingga elastisitas kulit tetap terjaga. 

 Asam retinoat mempertebal lapisan terdalam kulit sehingga kerutan kulit wajah menjadi sulit untuk terbentuk. 

 Manfaat memakai krim malam untuk peremajaan kulit juga bisa dirasakan jika krim malam mengandung Argireline. Argireline dapat menghilangkan kerutan dengan membatasi pergerakan otot-otot wajah saat berkontraksi. Argireline sering disebut-sebut memiliki efek seperti suntikan Botox untuk menghilangkan kerutan akibat otot-otot wajah yang berkontraksi misalnya pada kerutan di dahi, di antara kedua alis, atau yang biasa disebut glabellar lines/wrinkles. 

 Sebuah penelitian oleh Spanish University yang dipublikasikan dalam International Journal of Cosmetic Science menemukan bahwa dengan pemakaian Argireline 10% dapat mengurangi kerutan wajah sebanyak 30% selama 30 hari. 

 Manfaat memakai krim malam untuk peremajaan kulit bisa juga didapatkan karena zat-zat yang terkandung dalam krim malam selain asam retinoat dan argireline, seperti asam hialuronat, plasenta, kolagen, dll. 

 2. Manfaat Memakai Krim Malam : Whitening 

 Whitening atau memutihkan adalah manfaat memakai krim malam yang paling banyak didambakan oleh wanita. Di Asia, kulit putih adalah impian sebagian besar wanita. 

 Manfaat memakai krim malam untuk memutihkan dapat dirasakan jika krim malam mengandung zat yang bersifat lightening agent, seperti alpha arbutin, asam kojic, asam azaleat, asam glikolat, licorice, dll. 

Untuk mendapatkan manfaat whitening dalam krim malam secara maksimal, harus dibarengi dengan pemakaian sunblock minimal SPF 30 pada siang hari. Karena melindungi kulit dari sinar matahari sebenarnya adalah hal pertama yang harus dilakukan. 

 Gunakan tabir surya pada pukul 7 pagi, 12 siang, dan pukul 4 sore karena pada pemakaian sunblock SF 30, kulit hanya terlindungi dari sinar matahari selama 4-5 jam saja. 

 Manfaat memakai krim malam whitening juga baru dirasakan dengan pemakaian yang rutin. Perubahan warna kulit menjadi lebih cerah terjadi secara bertahap. Seperti yang sudah saya sebutkan di atas, bahwa warna kulit yang cepat sekali menjadi putih dalam pemakaian krim malam yang singkat, itu tidaklah wajar jika kita memakai krim malam yang terbuat dari bahan yang aman. 

 Selain mercury, bahan pemutih kulit yang biasa ditambahkan pada krim malam adalah hydroquinone. Pemakaian hydroquinone secara bebas dilarang. Kecuali, pemakaian hydroquinone di bawah pengawasan Dokter sebagai terapi untuk mengatasi flek melasma. 

 Krim malam yang mengandung hydroquinone ini harus berdasarkan resep Dokter. Pemakaian krim malam yang mengandung hydroquinone ini tidak boleh karena dapat berakibat buruk jika dipakai dengan tata cara yang salah. pemakaian krim malam yang mengandung hydroquinone ini bisa menimbulkan flek yang dalam dan permanen, disebut Ochronosis, jika digunakan tanpa pengawasan dari Dokter. 

 Maka berhati-hatilah dalam memilih krim malam. Sebaiknya, kita harus lebih cermat dalam memilih krim malam dengan memerhatikan nomor BPOM dan label halal MUI.

3. Manfaat Memakai Krim Malam : Anti Acne 

 Manfaat memakai krim malam berikutnya adalah untuk pengobatan jerawat (acne). Krim malam untuk pengobatan jerawat (acne) biasanya mengandung antibiotika di dalamnya. 

Beberapa formulasi anti acne lainnya harus dipakai pada malam hari karena bersifat fotosensitif sehingga tidak bisa dipakai pada siang hari. Krim malam anti acne sangat signifikan dalam penyembuhan jerawat daripada pemakaian produk anti jerawat tanpa krim malam. 

 Inilah manfaat memakai krim malam secara spesifik sesuai dengan keluhan Anda yaitu : Facial Rejuvenation, Whitening, dan Anti Acne.

Adapun manfaat memakai krim malam secara umum adalah : 
  • Menghaluskan kulit wajah, 
  • Meningkatkan elastisitas/kekenyalan kulit wajah, 
  • Menghambat penghancuran kolagen kulit wajah, 
  • Meningkatkan warna kulit ke tingkat yang lebih cerah, 
  • Menghilangkan garis halus dan kerutan kulit wajah, 
  • Mencegah terjadinya penuaan dini, 
  • Menghilangkan/Menyamarkan flek hitam pada kulit wajah, 
  • Memutihkan, 
  • Mempercepat proses pergantian sel kulit mati dengan sel kulit baru (eksfoliasi), 
  • Mengobati jerawat, dan 
  • Menghilangkan flek bekas jerawat. 

Selasa, 20 Oktober 2020

Perawatan Wajah Usia 30 Tahun



DokDin.ID - Saat usia 20 tahun, kulit kita tidak terlalu memerlukan banyak perawatan kulit untuk mendapatkan kulit yang sehat dan tampak bercahaya. Namun, kondisi kulit akan berbeda ketika kita mulai menginjak usia 30 tahun. 

Saat usia 30 tahun, mungkin sudah akan tampak garis halus, kerutan, kekeringan, noda hitam akibat perubahan hormon ataupun efek buruk sinar matahari, dan tanda-tanda penuaan lainnya pada kulit wajah. Di usia 30 tahun, kita akan mulai memerlukan produk perawatan wajah usia 30 tahun ke atas yang diformulasikan khusus untuk melawan proses penuaan dini , yang sesuai dengan kondisi kulit kita agar kerusakan yang terjadi pada kulit wajah dapat diminimalisir atau dicegah sampai selama mungkin. 

Apa saja produk perawatan wajah usia 30 tahun ke atas yang kita perlukan untuk melawan proses penuaan? 

Ini dia produk perawatan wajah usia 30 tahun ke atas yang wajib Anda pakai. 


1. Moisturizer (Pelembab) 


Jangan lupa untuk memakai pelembab wajah setiap hari, ketika usia Anda menginjak usia 30 tahun. Pelembab adalah produk perawatan wajah usia 30 tahun ke atas yang wajib Anda pakai untuk melawan proses penuaan dini. 

Di usia 30 tahun, wajah Anda akan sangat mudah kering terkait kulit mulai kurang terhidrasi dengan baik. Kerutan atau garis halus cenderung mudah timbul pada kulit wajah yang kering. Oleh karena itu, pelembab harus dipakai setiap hari, untuk menjaga kelembaban kulit dan tetap terhidrasi agar tetap terlihat kenyal dan awet muda. 
 
Ada banyak pilihan pelembab wajah yang sedang booming beberapa tahun terakhir ini, salah satunya adalah pelembab yang dapat melawan penuaan dari bahan yang berasal dari plasenta. Kenali terlebih dahulu mengenai produk perawatan wajah yang mengandung plasenta sebelum memutuskan untuk memakainya. 

Pelembab yang juga bisa dijadikan rekomendasi untuk perawatan wajah usia 30 tahun ke atas adalah pelembab yang mengandung antioksidan untuk melawan radikal bebas penyebab penuaan dini, misalnya pelembab yang mengandung vitamin C atau teh hijau. 

2. Tabir Surya (Sunscreen) atau Sunblock 


Tabir surya (sunscreen) atau sunblock adalah produk perawatan wajah usia 30 tahun ke atas yang wajib dipakai untuk melawan efek buruk sinar matahari terhadap proses penuaan dini. Kenali terlebih dahulu perbedaan antara tabir surya (sunscreen) atau sunblock. 

Setelah Anda mengetahui perbedaannya, Anda tidak akan bingung untuk memilih produk yang berfungsi melindungi kulit dari sinar UV ini. Sinar UV yang kita kenal adalah sinar UVA dan UVB, di mana sinar UVA berperan merusak kulit dan menyebabkan efek 'aging' atau penuaan dini seperti kerutan dan flek hitam. Sedangkan sinar UVB menimbulkan efek 'burning' yang menyebabkan warna kulit menjadi gelap. Mungkin kita bisa menghindari sinar UVB jika kita tidak terpajan matahari secara langsung, misalnya ketika berada dalam rumah, tapi tidak demikian halnya dengan sinar UVA. Sinar UVA tetap dapat mempengaruhi kesehatan kulit dengan menimbulkan efek 'aging' pada kulit meskipun di dalam rumah. 

Jadi, untuk melawan proses penuaan dini pada usia 30 tahun ke atas, Anda wajib menggunakan tabir surya (sunscreen) atau sunblock setiap hari meskipun Anda tidak berada di bawah sinar matahari. 

Untuk area mata, gunakanlah krim anti aging khusus untuk daerah lingkar mata untuk mencegah kerutan pada lingkar mata, lingkaran hitam (mata panda), dan kantung mata (eye bag). Daerah lingkar mata ini juga sangat penting, karena problem pada kulit sekitar mata, juga dapat memberi kesan penuaan. 

3. Krim Malam 


Manfaat memakai krim malam untuk melawan proses penuaan sudah tidak diragukan lagi. Krim malam mempunyai andil yang cukup besar untuk mencegah timbulnya tanda-tanda penuaan seperti kerutan, kulit kusam, atau flek hitam. Hal ini karena krim malam digunakan saat kulit sedang beristirahat dan beregenerasi sehingga krim malam sangat efektif bekerja pada kulit wajah. 

Produk perawatan wajah usia 30 tahun ke atas berupa krim malam, biasanya mengandung turunan vitamin A untuk melawan tanda-tanda penuaan. Turunan vitamin A dalam krim malam berfungsi untuk menstimulasi kulit agar mengeksfoliasi kulit mati dan meregenerasi sel kulit yang baru, sehingga wajah terbebas dari kulit kusam akibat penumpukan keratin atau sel kulit mati. 

Selain itu, krim malam yang mengandung turunan vitamin A juga dapat menghaluskan kulit, menyamarkan garis halus dan kerutan, menstimulasi kolagen kulit, sehingga kulit wajah tampak halus dan kencang. 

Ada beberapa krim malam yang mengandung turunan vitamin A yang baru dapat digunakan jika telah diresepkan oleh Dokter. Karena beberapa krim malam tersebut dapat mengakibatkan iritasi pada kulit sehingga tidak dapat dijual bebas dan penggunaannya harus di bawah pengawasan Dokter. 


4. Peeling (Scrubbing) 


Peeling atau Scrubbing adalah penggunaan cairan/krim peeling atau butiran scrub yang bertujuan untuk membantu kulit dalam mengelupas sel kulit mati dan menstimulasi pertumbuhan sel kulit baru. Peeling atau Scrubbing sangat diperlukan untuk perawatan wajah usia 30 tahun ke atas. 

Anda bisa ke klinik kecantikan untuk mendapatkan perawatan peeling atau scrubbing dari tenaga profesional. Biasanya tindakan scrubbing dilakukan bersamaan dengan perawatan kecantikan facial di klinik kecantikan. Sedangkan tindakan peeling biasanya dilakukan oleh tenaga profesional dengan menggunakan cairan asam glikolat untuk melepaskan sel-sel kulit mati secara kimiawi. 

Anda juga dapat melakukan peeling atau scrubbing di rumah karena sekarang sudah terdapat banyak produk home peeling atau scrub yang bisa diaplikasikan sendiri. Home peeling biasanya mengandung asam glikolat yang lebih rendah konsentrasinya jika dibandingkan dengan larutan peeling yang digunakan oleh tenaga profesional di klinik kecantikan. 

Ada baiknya Anda berkonsultasi dengan Dokter tentang perawatan wajah usia 30 tahun ke atas yang sesuai dengan kondisi kulit Anda, terutama untuk pemilihan dan penggunaan krim malam, mengingat setiap individu memiliki jenis kulit, faktor hormon, dan problem yang berbeda meskipun sama-sama berusia 30 tahun ke atas. 

Dengan berkonsultasi dengan Dokter, faktor kesalahan dalam memilih produk perawatan wajah usia 30 tahun ke atas yang tidak sesuai dengan Anda, dapat dicegah.

Tabir Surya atau Sunblock?

sunblock


DokDin.ID - Sinar matahari memang menyehatkan dan menjadi sumber vitamin D yang sangat diperlukan untuk kesehatan tulang kita. Namun, sinar matahari di atas jam 8 pagi sangat merusak kesehatan kulit kita. Ini terkait dengan paparan sinar UV. Banyak sekali kerusakan kulit yang dapat disebabkan oleh paparan sinar matahari. Karena sinar UV akan terserap ke dalam kulit dan menyebabkan beberapa kerusakan kulit di antaranya adalah flek hitam, kerutan, sampai terjadinya kanker kulit. Itulah sebabnya kita memerlukan produk pelindung kulit dari bahaya akibat sinar matahari, seperti tabir surya dan sunblock.  

    Tabir surya dan sunblock adalah produk yang berbeda meski sama-sama dapat melindungi kulit dari kerusakan akibat paparan sinar UV. Pertanyaannya, pilih tabir surya atau sunblock? Mari kita menelusuri lebih dalam perbedaan tabir surya dan sunblock sehingga Anda tidak akan bingung dalam memilih produk pelindung kulit ini. 

Pilih tabir surya atau sunblock? 

    Mekanisme Kerja Tabir surya mengandung bahan kimia yang dapat menyerap sinar UV sehingga penyerapan sinar UV oleh kulit jadi berkurang jumlahnya. Jika kita memakai tabir surya, sebagian sinar UV tetap masuk ke dalam kulit. Sedangkan sunblock mempunyai mekanisme kerja menghalangi penyerapan sinar UV oleh kulit dengan memantulkan sinar matahari. Tekstur sunblock yang tebal secara fisik seolah menyelimuti melindungi kontak kulit oleh matahari. Tabir surya melindungi kulit dari sinar matahari secara kimiawi sedangkan sunblock melindungi kulit dari sinar matahari. 

Pilih tabir surya atau sunblock?

    Manfaat Perlindungan Kulit Manfaat perlindungan kulit yang didapatkan bila kita memakai tabir surya dan sunblock berbeda. Tabir surya melindungi kulit dari sinar UV yang menimbulkan efek Burning atau disebut sinar UVB. Jadi tabir surya bisa melindungi kulit dari efek buruk sinar matahari yang dapat menimbulkan warna kulit lebih gelap akibat 'terbakar' sinar matahari. Tabir surya juga melindungi kulit dari radiasi sinar UVA yang menimbulkan efek Aging seperti flek hitam dan kerutan, namun hanya sebagian saja, Sebagian sinar UVA lainnya tetap bisa masuk ke dalam lapisan kulit. Tabir surya bekerja saat ia terserap ke dalam kulit kemudian ia menyerap sinar UVB dan sebagian sinar UVA agar tidak dapat mencapai kulit dan merusaknya. Sedangkan sunblock melindungi kulit dari sinar UVA dan UVB dengan cara memantulkan radiasi sinar UV. Sunblock bisa melindungi kulit dari efek terbakar dan terjadinya penuaan dini oleh sinar matahari jika kita akan beraktivitas di luar ruangan. 

Pilih tabir surya atau sunblock?

    Indikator Perlindungan SPF atau Sun Protection Factor adalah indikator perlindungan untuk tabir surya. SPF adalah indikator lamanya perlindungan tabir surya terhadap kulit akibat radiasi sinar matahari. Di sarankan untuk memakai tabir surya yang mengandung SPF minimal 30 untuk mendapatkan perlindungan kulit yang optimal. SPF 30 artinya kulit Anda akan mendapatkan perlindungan tabir surya selama 300 menit. Selama 300 menit atau 5 jam, tabir surya SPF 30 mampu melindungi kulit dari efek buruk sinar matahari. Setelah itu, kulit kita memerlukan pengulangan aplikasi tabir surya untuk mendapatkan perlindungan terhadap radiasi sinar UV. Untuk sunblock, tidak menggunakan SPF sebagai indikator perlindungannya. Sunblock melindungi kulit dengan cara memantulkan sinar matahari karena mengandung titanium oksida dan zinc oksida. Tapi saat ini, sudah banyak sunblock yang mengandung tabir surya juga, sehingga dalam produk sunblock, terdapat juga SPF (sun protection factor) . 

Pilih Tabir Surya atau Sunblock?

    Sesuai Jenis Kulit Bagi jenis kulit yang sangat berminyak dan berjerawat, mungkin akan lebih nyaman memakai tabir surya, karena tabir surya berwarna transparan dan saat dioleskan pada kulit, tabir surya tidak terlihat, sehingga tidak meninggalkan efek mengkilat pada kulit. Sedangkan tekstur sunblock lebih tebal dari tabir surya, sehingga saat sunblock dioleskan pada kulit, kulit terlihat lebih putih dan lebih sulit dibersihkan jika dibandingkan dengan tabir surya. Karena tekstur sunblock lebih tebal, ia berpotensi menutup pori-pori sehingga minyak dapat tersumbat dalam pori-pori dan menimbulkan komedo serta jerawat. Namun, sebaliknya pada tipe kulit sensitif, biasanya akan lebih nyaman menggunakan sunblock, karena bahan-bahan kimiawi yang terdapat dalam tabir surya dapat mengiritasi kulit yang sensitif. 

Pilih tabir surya atau sunblock? 

    Kebutuhan Anda Jika Anda beraktivitas dalam ruangan maka Anda dapat memakai tabir surya untuk menghalangi sinar matahari yang dapat memberikan reaksi fotoaging pada kulit Anda. Sedangkan jika Anda akan beraktivitas di luar ruangan, sebaiknya Anda memakai sunblock 30 menit sebelum mulai beraktivitas. Sekarang sudah banyak produk yang menggabungkan fungsi tabir surya dan sunblock sehingga kita bisa terlindungi dari sinar UVA dan UVB.