7 Hal Yang Sering Terjadi Pada Ibu Pasca Melahirkan

ibu pasca melahirkan, dokdin.id, baby blues ibu pasca melahirkan

DokDin.ID - Seorang ibu pasca melahirkan dapat mengalami beberapa hal yang mungkin belum pernah dialami sebelumnya. Setiap ibu pasca melahirkan memiliki beberapa hal yang berbeda yang terjadi pasca melahirkan.

8 Hal yang sering terjadi pada ibu pasca melahirkan adalah sebagai berikut.


Hal Yang Sering Terjadi Pada Ibu Pasca Melahirkan :    

No. 1 KELELAHAN 

Ibu pasca melahirkan akan langsung merawat bayinya. Meskipun beberapa ibu pasca melahirkan menggunakan jasa babysitter, tetap ibu pasca melahirkan harus menyusui atau memberikan asi kurang lebih tiap 2 jam sekali. 

Kelelahan sering terjadi pada ibu pasca melahirkan bayi terkait kondisi fisik yang sedang dalam proses pemulihan kembali ke keadaan tubuh seperti sebelum kehamilan, adanya perubahan hormonal, aktivitas merawat bayi, kurangnya waktu istirahat, dan pola diet yang kurang sesuai untuk ibu menyusui.


Hal Yang Sering Terjadi Pada Ibu Pasca Melahirkan :    

No. 2 KURANG TIDUR

Ibu pasca melahirkan biasanya kurang tidur. Untuk dapat meminimalisir ibu pasca melahirkan yang kurang tidur, dapat diantisipasi dengan pengaturan pola tidur misalnya ketika bayi tertidur, ibu pasca melahirkan juga mengusahakan untuk dapat tidur. 

Ibu pasca melahirkan perlu mengatur jam tidurnya dan mengusahakan agar jam tidur tetap minimal 8 jam sehari. Ibu pasca melahirkan juga perlu menjaga kesehatan mentalnya menghadapi kehidupan baru dengan lahirnya buah hati. Salah satunya adalah menjaga tidur minimal 8 jam per hari untuk menjaga kesehatan dan mencegah terjadinya stres. Hal ini sangat diperlukan bagi ibu pasca melahirkan dalam merawat bayinya.  


Hal Yang Sering Terjadi Pada Ibu Pasca Melahirkan :
No. 3 BABY BLUES 


Menurut data yang dilansir oleh americanpregnancy.org, baby blues dapat terjadi 70-80% pada ibu pasca melahirkan. 

Biasanya ibu pasca melahirkan yang mengalami babyblues akan sering menangis tanpa alasan saat sedang menghadapi bayinya. Ibu pasca melahirkan dengan Baby Blues juga mengalami berbagai situasi emosional yang tidak stabil seperti hilangnya kesabaran saat sedang mengurus bayi, perasaan ibu pasca melahirkan menjadi lebih sensitif akan hal-hal kecil jika dibandingkan sebelumnya, insomnia, sampai hilangnya konsentrasi. 

Perubahan suasana hati ibu pasca melahirkan yang begitu tidak stabil biasanya disebabkan oleh perubahan hormonal. Biasanya babyblues akan hilang dengan sendirinya sekitar 14 hari kemudian setelah persalinan. Dukungan keluarga sangat berarti untuk mengatasi Baby Blues pada ibu pasca melahirkan.
 

Hal Yang Sering Terjadi Pada Ibu Pasca melahirkan :
No. 4 KONSTIPASI 


Tingginya kadar hormon progesteron selama kehamilan dapat menyebabkan susah buang air besar atau konstipasi yang dapat terjadi pada ibu pasca melahirkan. 

Konstipasi pada ibu pasca melahirkan harus segera ditangani agar terjadinya hemoroid atau wasir dapat dihindari.

Di samping akibat hormon progesteron, kebiasaan ibu pasca melahirkan juga mempengaruhi timbulnya konstipasi. Sebagian ibu pasca melahirkan akan takut untuk buang air besar setelah melahirkan normal, terlebih lagi bagi ibu pasca melahirkan normal dengan tindakan episiotomi. 

Sikap menunda untuk buang air besar akan mempermudah terjadinya konstipasi ini. Untuk mencegah konstipasi, ibu pasca melahirkan sedapat mungkin segera bangun dan perlahan melakukan aktivitas ringan seperti berjalan ke toilet atau duduk ketika sudah merasa cukup tenaga (jika tidak ada penyulit persalinan, biasanya 2 jam setelah bersalin) namun hal ini perlu mendapatkan persetujuan terlebih dahulu dari Dokter atau Bidan yang merawat ibu pasca melahirkan. 

Aktivitas ringan seperti berjalan pelan untuk mandi dapat membantu agar tubuh kita segera pulih. Dengan melakukan aktivitas ringan, metabolisme tubuh ibu pasca melahirkan dapat segera berjalan kembali normal termasuk saluran pencernaan. Sehingga metabolisme saluran pencernaan yang lambat dan dapat memicu timbulnya konstipasi pasca melahirkan, dapat dihindari dengan melakukan aktivitas ringan.

Diet tinggi serat, misalnya buah, sayur, makanan whole grains seperti oat, dapat membantu mencegah terjadinya konstipasi. Konsumsi minimal 2 liter air per hari juga diperlukan untuk membantu mencegah terjadinya konstipasi.


Hal yang Sering Terjadi Pada Ibu Pasca Melahirkan :
No. 5 HEMOROID / WASIR 


Ibu pasca melahirkan dapat mengalami hemoroid atau wasir. Terjadinya hemoroid dipicu oleh adanya konstipasi yang tidak segera ditangani atau keadaan ibu yang terlalu mengejan saat bersalin normal. Akibatnya terjadi pelebaran vena atau pembuluh darah balik di saluran pencernaan bagian bawah. 

Pelebaran vena pada saluran pencernaan bagian bawah disertai dengan semakin tipisnya pembuluh darah tersebut sehingga memungkinkan terjadinya pecah pembuluh darah.

Hemoroid juga dapat dialami setiap orang. Hemoroid dapat berupa gejala buang air besar berdarah atau keluar seperti daging lemak berwarna pink dari saluran pembuangan. Hemoroid dapat nyeri atau gatal. 

Meski Hemoroid dapat sembuh sendiri, nyatanya sebagian besar penderitanya datang ke Dokter untuk mencari pengobatan Hemoroid karena tidak tahan atas nyeri yang dirasakan akibat Hemoroid.     

Hemoroid dapat dicegah dengan cara mencegah konstipasi. 

Pasca melahirkan, hemoroid yang terjadi biasanya akibat mengejan terlalu kuat dalam waktu yang relatif lama, misalnya saat ibu mencoba mengejan dengan kuat padahal terjadinya pembukaan persalinan belum lengkap. 

Selain itu, Hemoroid yang terjadi pada ibu pasca melahirkan juga dapat disebabkan karena faktor perubahan hormon dan pemberian suplemen anti anemia yang mengandung zat besi.

Anemia pada ibu pasca melahirkan dapat diketahui dengan pemeriksaan laboratorium di mana kadar hemoglobin darah di bawah 10 g/dl. 

Anemia pada ibu pasca melahirkan sebagian besar adalah anemia defisiensi besi. Inilah mengapa ibu pasca melahirkan mendapat suplementasi zat besi untuk mencegah terjadinya anemia dimana risiko pemberian zat besi pada ibu pasca melahirkan ini dapat menyebabkan terjadinya konstipasi yang memicu timbulnya Hemoroid.


Hal Yang Sering Terjadi Pada Ibu Pasca Melahirkan :
No 6. NYERI PERUT BAGIAN BAWAH 


Ibu pasca melahirkan sebagian besar mengalami nyeri perut bagian bawah akibat adanya proses alami dimana rahim akan berkontraksi menuju ukuran rahim seperti sebelum kehamilan. 

Jangan khawatir.

Karena timbulnya nyeri perut bagian bawah ini berkaitan dengan pemulihan ibu pasca melahirkan. Pada ibu pasca melahirkan yang memberikan ASI pada bayinya, proses pemulihan rahim bisa lebih cepat karena proses menyusui akan memicu produksi hormon oksitosin yang akan menyebabkan rahim semakin giat berkontraksi. Dalam hal ini, penyembuhan rahim pada ibu pasca melahirkan yang menyusui dapat lebih cepat jika dibandingkan dengan ibu pasca melahirkan yang memberikan susu formula pada bayinya.


Hal Yang Sering Terjadi Pada Ibu Pasca Melahirkan :
No.7 BREAST ENGORGEMENT 



Breast engorgement pada ibu pasca melahirkan ditandai dengan adanya pembengkakan  yang menyebabkan nyeri yang sangat akibat terlalu banyak terisi ASI. 

Dua sampai lima hari pasca melahirkan, produksi ASI mulai aktif, namun bayi saat itu belum terlalu aktif untuk meminta ASI, akibatnya terjadi penumpukan ASI yang menyebabkan Breast Engorgement pada ibu pasca melahirkan.

Nyeri akibat Breast Engorgement dapat diminimalisir dengan pengompresan handuk hangat dan terus memberikan ASI pada bayi ketika ia membutuhkan ASI.