Awet Muda : Antara Pikiran dan Makanan

DokDin.ID - "Jangan stres supaya awet muda".Kita sering mendengar nasihat ini bahwa untuk awet muda, kita harus bisa mengontrol emosi. Dan memang, orang yang tampak awet muda, adalah mereka yang memiliki kepribadian easy going dan dapat mengendalikan emosi dan pikiran meski tertimpa masalah sekalipun, dengan tetap memikirkan solusi permasalahan tentunya.

Saat kita mengembangkan persepsi kita tentang masalah menjadi peluang untuk hal yang lebih baik lagi ini akan menciptakan optimisme, dan sikap optimis sejalan dengan pikiran positif. Sudut pandang positif terhadap berbagai hal dalam kehidupan ini akan meredakan stres yang kita rasakan. Karena stres bisa mempercepat terjadinya penuaan dini.

Untuk mencegah penuaan dini, kita juga harus memilih makanan mana yang berguna bagi tubuh kita. Jadi, ketika kita memilih makanan, kita berpikir apakah makanan ini baik untuk saya, apakah tubuh saya memerlukannya, bukan hanya karena selera makan makanan tertentu tetapi ternyata makanan itu tidak diperlukan oleh tubuh.

Pikiran dan makanan yang sehat sangat mempengaruhi proses penuaan yang terjadi.

You are what you eat!

Anda adalah apa yang Anda makan.

Jika kita mengkonsumsi makanan sehat maka tubuh kita dapat mengatasi stres baik stres internal dan stres eksternal.

Stres internal adalah stres yang datangnya dari diri sendiri seperti stres yang terjadi saat perubahan hormon. 

Stres eksternal adalah faktor stres yang datangnya dari luar tubuh kita baik disadari atau tidak disadari akan mempercepat proses penuaan seperti sinar matahari, paparan zati kimia, polusi udara, paparan kosmetik, dan makanan tidak sehat.

Lalu, makanan apa sih yang bisa memperlambat proses penuaan?

Makanan yang bisa memperlambat proses penuaan adalah makanan sehat.

Dokter Hiromi Shinya, seorang dokter asal Jepang, memiliki teori bahwa rahasia kesehatan tubuh manusia besumber dari makanannya.