Inilah Proses Penuaan Yang Sebenarnya Terjadi Pada Kita

proses penuaan subklinik, proses penuaan klinik, subclinic aging process, clinic aging process, transition aging process, proses penuaan

DokDin.ID - Menjadi tua tidak terjadi secara tiba-tiba. Tiba-tiba menjadi keriput. Tiba-tiba rambut menjadi beruban. Tiba-tiba tulang sakit. Tiba-tiba banyak keluhan, karena yaa sudah tua. Bukan... Bukan begitu... Menjadi tua terjadi secara perlahan. Proses penuaan sudah terjadi sejak beberapa waktu yang lalu sebelum kita mengalami keluhan-keluhan itu. Apa saja proses penuaan yang sebenarnya terjadi pada kita.

Inilah proses penuaan yang sebenarnya terjadi pada kita :


1. Proses Penuaan Fase Subklinik


Proses Penuaan Fase Subklinik terjadi sekitar usia 25 tahun sampai 35 tahun, di mana produksi hormon reproduksi dan hormon pertumbuhan mulai berkurang sekitar 14%. 

Berkurangnya hormon Testosteron pada lelaki dan hormon Estrogen pada perempuan yang disertai dengan berkurangnya Growth Hormone akan memicu terjadinya kerusakan DNA pada sel tubuh dan terjadinya akumulasi radikal bebas dalam tubuh.

Dengan adanya akumulasi radikal bebas dalam tubuh, kinerja organ tubuh mulai menurun. 
Radikal bebas biasanya berasal dari unhealthy lifestyle, stres, dan polusi udara.

Ketika proses penuaan fase subklinik sudah terjadi, kesehatan tubuh kita belum terpengaruh, sehingga tanda-tanda penuaan belum terlihat meskipun proses penuaan itu sendiri sudah mulai terjadi.


2. Proses Penuaan Fase Transisi

Proses penuaan fase transisi terjadi sekitar usia 35-45 tahun. Hormon pertumbuhan dan hormon reproduksi akan berkurang sekitar 25% pada proses penuaan fase transisi ini.


Pada proses penuaan fase transisi, tanda-tanda munculnya penuaan dari luar sudah mulai terlihat.


Biasanya saat proses penuaan fase transisi ini terjadi, seseorang mulai memerlukan kacamata plus untuk gejala rabun dekat karena penuaan (presbiopia), pendengaran berkurang, rambut mulai beruban, kulit wajah sudah mulai tampak garis-garis halus, dan sebagainya.


3. Proses Penuaan Fase Klinik

Proses penuaan fase klinik bisa dikatakan juga sebagai proses penuaan fase puncak, dimana ini akan terjadi saat kita mencapai usia 45 tahun ke atas.


Pada fase klinik proses penuaan, hormon testosteron dan estrogen akan sangat menurun, sehingga kadarnya dalam tubuh tersisa sangat sedikit. Demikian pula hormon pertumbuhan. 


Saat ini, gejala penuaan juga sudah sangat terlihat jelas dari penampilan luar seseorang dimana kulit sudah terlihat mengendur, tulang menjadi rapuh dan berisiko terjadinya osteoporosis, rambut beruban secara merata, gigi mulai tanggal, perut membuncit, daya ingat menurun, dan berisiko terkena penyakit degeneratif seperti penyakit jantung koroner, hipertensi, dan diabetes melitus.


Meski demikian, proses penuaan tidak mesti benar-benar terjadi sesuai dengan umur tersebut di atas. Proses penuaan bisa terjadi lebih cepat dari usia yang seharusnya. Keadaan ini biasa disebut penuaan dini. 


Berbagai faktor seperti gaya hidup yang tidak sehat, adanya penyakit penyerta, tingkat stres yang tinggi, pemilihan makanan yang tidak sesuai dengan usia, bisa menjadi faktor risiko terjadinya penuaan dini.